Sinergi Babinsa, Binmas, dan Kepala Desa Pantau Penyerapan Jagung Hibrida oleh Mitra Bulog

Kota Banjar_Dalam rangka memastikan kelancaran distribusi dan penyerapan hasil panen jagung oleh mitra Bulog, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa Muktisari melaksanakan monitoring langsung ke lapangan pada kegiatan penyerapan jagung hibrida hasil panen petani local diDusun Sukamulya Rt 06 Rw 02 Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Jumat (25/7/2025)

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara aparat kewilayahan, pihak desa, serta lembaga pemerintah seperti Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa dari Koramil 1318/Langensari Serda Supriyanto Bhabinkamtibmas dari Polsek Polsek Pataruman Aipda Agus Supriatna, dan Kepala Desa Muktisari Budi Haryono merupakan wujud perhatian terhadap nasib para petani sekaligus untuk memastikan bahwa proses penyerapan hasil panen berjalan transparan, adil, dan sesuai prosedur.

Dalam monitoring tersebut, turut hadir perwakilan dari mitra Bulog yang bertugas melakukan pengadaan hasil panen jagung langsung dari petani. Mereka memastikan bahwa kualitas jagung yang dibeli sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan harga yang ditawarkan tetap berpihak pada petani.

Kepala Desa Muktisari Budi Haryono menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting guna melindungi hasil jerih payah petani di wilayahnya. “Kami mengapresiasi kolaborasi dari semua pihak, terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir mendampingi warga dalam berbagai kegiatan, termasuk pengawasan proses penyerapan panen ini,” ujarnya.

Serda Supriyanto menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mencegah adanya praktik-praktik yang merugikan petani. “Kami ingin memastikan agar hasil panen petani betul-betul terserap dan dibeli dengan harga yang layak, sesuai kesepakatan antara petani dan mitra Bulog,” tuturnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aipda Agus Supriatna menambahkan bahwa kehadiran aparat dalam kegiatan ini juga berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban selama proses distribusi berlangsung.

Dengan adanya monitoring bersama ini, diharapkan proses penyerapan hasil panen jagung hibrida dapat berjalan optimal serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di wilayah binaan.(pendim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *